Setup Menus in Admin Panel

Asuransi Apa yang Prioritas harus Dimiliki?

Manfaat Asuransi Pertama: Asuransi Kesehatan Perawatan di Rumah Sakit dengan Sistem Kartu atau Cashless

Saya tidak membahas asuransi kerugian di tahap ini, seperti asuransi untuk rumah tinggal anda, kendaraan atau harta benda anda yang lainnya.

Asuransi yang terutama dan pertama harus anda miliki adalah asuransi kesehatan dengan sistem kartu atau Cashless.

Mengapa asuransi kesehatan untuk perawatan rumah sakit dengan sistem kartu atau Cashless penting?
Bagaimana jika anda sudah punya asuransi kesehatan sistem kartu dari kantor anda? Atau sudah punya BPJS dari kantor atau ikut serta sendiri?

Silahkan anda cek kembali isi pertanggungan yang disediakan oleh kartu kesehatan anda.
Apakah tipe kamar rumah sakit nya sudah sesuai dengan yang anda mau?
Apakah manfaat cover nya sudah sesuai dengan taraf dan kebiasaan yang anda jalani ketika masuk rumah sakit?

Apakah layanan Dokter atau Rumah Sakit favorit anda termasuk dalam jaringan provider kartu kesehatan anda?
Apakah prosedur yang harus dilalui oleh anda dalam menerima pelayanan kesehatan sudah sesuai dengan kemauan anda?
Apakah cover pertanggungan yang diberikan oleh kartu kesehatan tersebut diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan akan biaya pengobatan kedepannya?

Apakah anda butuh opini kedua ke luar negeri untuk suatu kondisi penyakit?
Apakah anda butuh layanan khusus jika terjadi sakit yang berhubungan dengan pekerjaan dan profesi anda?
Jika anda menemukan banyak celah dari kartu kesehatan yang anda miliki saat ini, maka memiliki kartu alternatif kedua adalah hal yang bijak.

Jika anda merasa sudah cukup atau dengan kondisi saat ini dicukup-cukupkan dulu, maka akan lebih bijak anda siapkan sejumlah uang sebagai dana cadangan untuk kondisi darurat yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Manfaat Asuransi Kedua: Asuransi Kondisi Kritis untuk Memproteksi Penghasilan

Setelah memiliki asuransi kesehatan sistem kartu atau Cashless yang sesuai dengan kebutuhan anda, maka jika keuangan anda memungkinkan untuk membeli tambahan asuransi, maka pilihan manfaat asuransi yang perlu anda beli adalah asuransi santunan atas kondisi kritis.

Mengapa asuransi santunan atas penyakit kritis itu penting?

Karena sakit terdiri dari dua jenis, yaitu sakit ringan dan sakit berat.

  • Sakit ringan hanya membutuhkan uang kecil dan bisa kita tanggulangi dengan menggunakan uang pribadi atau dengan menggunakan asuransi kesehatan sistem kartu.
  • Tapi untuk sakit berat, seperti sakit jantung, stroke, gagal ginjal, tumor otak, kanker paru dan lain sebagainya, akan memerlukan biaya yang jauh lebih besar.

Banyak terjadi asuransi kesehatan sistem kartu pun tidak mampu menanggung seluruh biaya rumah sakit untuk penyakit berat, disebabkan adanya batasan plafon dan nominal yang dapat ditanggung pada periode tertentu (silahkan anda cek kembali rincian pertanggungan asuransi kesehatan sistem kartu yang anda miliki).

Apa kegunaan asuransi santunan atas penyakit kritis?

Selain untuk mem-backup biaya rumah sakit dan biaya perawatan penyembuhan lainnya. Karena sifatnya berupa santunan Uang Tunai alias Cash, maka asuransi jenis ini bisa membantu kita untuk bertahan hidup yang disebabkan orang yang mengalami sakit berat butuh waktu yang lebih lama untuk pemulihannya.

Setidaknya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bisa mempergunakan uang hasil klaim dari asuransi jenis santunan sakit kritis ini, sebelum bisa beraktifitas mencari nafkah kembali,

Contohnya:
Orang dengan biaya hidup bulanan sebesar Rp. 10 juta, memerlukan asuransi santunan atas penyakit kritis sebesar antara Rp. 600 juta hingga Rp. 2,4 Milyar.

Landasan Perhitungan sangat Mudah:

Anggap saja untuk pemulihan kesehatan akibat dari sakit berat butuh waktu maksimal 5 tahun, maka dengan biaya hidup 10juta per bulan atau 120 juta per tahun jika dikalikan dengan 5 tahun maka harus ada dana sebesar Rp. 600 juta sebagai dana cadangan untuk mengcover biaya hidup keluarga sehari-hari. (asumsi inflasi 0%)

Pilihan kedua adalah:

Jika orang tersebut sanggup untuk membeli pertanggungan sebesar Rp. 2,4 Milyar, maka ketika klaim dibayarkan, uang pertanggungan sebesar Rp. 2,4 Milyar tersebut bisa dimasukan ke instrumen perbankan seperti Deposito Berjangka. Jika asumsi Deposito itu memberikan bunga 5% per tahun, maka akan memberikan dana tunai sebesar Rp. 120 juta per tahun atau sebesar Rp. 10 jta per bulan, yang bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya, tanpa harus menurunkan gaya hidup nya, alias sama seperti sebelum ia mengalami resiko sakit.

Manfaat Asuransi Ketiga: Asuransi Auto Saving untuk Keluarga

Sebagai tambahan manfaat asuransi untuk anda yang masih keluarga muda yang masih memiliki anak yang berusia dibawah 15 tahun, yaitu asuransi yang bisa memberikan manfaat pembebasan atas kewajiban pembayaran premi dan mengalihkan kewajiban tersebut kepada perusahaan asuransi sebagai pembayar premi yang baru.

Fasilitas Auto-Saving ini bisa anda tambahkan ketika membeli polis untuk diri sendiri, atau untuk pasangan anda yang tidak bekerja atau tidak memiliki penghasilan sendiri dan untuk anak-anak anda yang masih kecil.

Apabila terjadi resiko dan memenuhi kriteria klaim yang ditentukan, maka anda akan terbebas dari kewajiban membayar premi dan selanjutnya untuk bulan bulan berikutnya perusahaan asuransi yang akan menggantikan anda sebagai pembayar premi polis-polis anda.

Asuransi untuk Menambah Harta dan Warisan dengan Harga Diskon

Sudah bukan hal yang baru jika ada orang yang membeli asuransi jiwa untuk tujuan menambah Harta dan Warisan.
Orang-orang Kaya, Pejabat dan Super Millionaire melakukan hal ini dan sudah menjadi hal yang umum dilakukan banyak orang.
Bayangkan, ketika kita membeli sebuah polis asuransi dengan nilai pertanggungan sebesar 1 Milyar, misalkan dengan besar premi yang harus dibayarkan ke perusahaan asuransi sebesar 1 juta per bulan, maka sadar atau tidak sadar, kita sudah menambah Harta Warisan kita senilai 1 Milyar dalam bentuk Aset Kertas atau Paper Assets.

Uang 1 juta vs Warisan 1 Milyar, siapa yang gak mau?

Dengan catatan: kriteria untuk mendapatkan harta warisan tersebut apabila nasabah memenuhi ketentuan meninggal dunia yang tertera pada polis asuransi yang dibelinya.

Kalau meninggal baru beruntung, tapi kalau sehat akan rugi dong jika bayar preminya terus?

Misalkan orang ini berusia 35 tahun dengan premi 1 juta per bulan, ia bisa mendapatkan pertanggungan senilai 1 Milyar hingga usia 100 tahun. Jika orang tersebut membayar terus preminya hingga usia 100 tahun (dalam hal ini 65 tahun), maka total premi dibayar 12 juta X 65 tahun sama dengan Rp. 780 juta. Jika ia meninggal di usia 100 tahun, ahli waris dari orang ini masih untung 220 juta.

Jadi alternatif orang kaya dalam upaya menambahkan Harta dan Warisan dengan Harga Diskon yaitu dengan menggunakan produk asuransi jiwa.

 

>>>>>>>>>baca juga Sepuluh Panduan Lengkap Cara Membeli Asuransi Jiwa Unitlink

 

Apabila anda butuh bantuan dalam menentukan asuransi jiwa atau kesehatan yang terbaik untuk melindungi anda dan keluarga. Saya dengan senang hati bisa membantunya.

Hubungi August di hp/wa: 0815-91-633-59
Daftar member Gratis di: https://goo.gl/Yrngbn
Konsultasi keuangan gratis di: https://goo.gl/gpyMra

1 responses on "Asuransi Apa yang Prioritas harus Dimiliki?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

top
MasterUang.Com
error: Content is protected !!
X